FLOWER FLESH ADALAH BAND METAL DARI PARA WANITA PERKASA

Share


Terlahir dari darah dan daging sang maha pencipta. Terbentuk karena keyakinan dan kepercayaan. Lahirlah Flower Flesh.Flower Flesh terbentuk 2 Mei 2011. Dari sekumpulan cewe-cewe metal Bali yang ingin menunjukan skill kepada Metalheadz di jagat raya ini. Bukan semata-mata hanya bersenang-senang dan hanya bergaya saja bahwa kita anak cewe metal. Tidak hanya itu, kami akan membuktikan kepada semua p...ara metaler cowo tentunya, bahwa kami juga bisa bermain musik layaknya band metal lainnya.
Arti Flower Flesh itu sendiri adalah Daging Bunga.Yang melambangkan kekuatan seorang wanita dalam semua hal khususnya bermusik.Flower Flesh digawangi oleh 5 personil pure metaladies.
Diantaranya
Nova : Vokal
Emma : Lead Guitar
Ogeg : Guitar
Violyta : Bass
Shonia : Drum
Dengan aliran yang kami sepakati adalah Metal / Death Metal
Kami semua sepakat membentuk band metal pure ladies yang ada di Bali.
Karena di Bali begitu banyak metaladies yang masih malu-malu menunjukan kiprahnya dalam dunia metal.
Untuk itu,dengan membentuk band ini kami ingin memajukan Metaladies di Bali.
Walaupun kami baru terbentuk dan skill kami masih belum mencukupi.
Tapi semangat kami selalu membara.. \m/


from :: http://www.facebook.com/pages/FLOWER-FLESH/212451245442070  


Pemberontak Merayakan 9 Tahun Eksistensinya

Share


Pemberontak terbentuk pada awal tahun 2002, dari sekelompok individu mudah yang ingin mencoba menembus kehidupan musik bawah tanah. Dengan bermodal formasi Conot pada gitar, Bobi pada vokal, Heri pada drum, dan Ade pada bass yang memainkan musik punk rock.


Setelah cukup lama merayap seperti mamalia yang mengejar mangsa nya seperti yang terjadi pada band band lain nya, mereka mengalami perubahan formasi menjadi Conot pada vokal, Bobi pada gitar, Heri pada drum dan Rian pada bass. Dan formasi ini bertahan hingga saat ini.

Dengan formasi terakhir ini, mereka telah mengeluarkan debut album pertama mereka yang dirilis oleh salah satu records asal bandung dan melahirkan album yang berjudul "Terorism".


Dengan sedikit lancang, mereka mencoba lebih sedikit memperganas konsep musik mereka dan membuat aliran baru yang mereka sebut Extreme Grinding Punk. Mereka berharap akan merubah animo masyarakat dan akan membuktikan bahwa Punk tidak selama nya harus seperti itu, semua ada perubahan dalam warna musik dan tanpa harus mengubah arti atau makna menjadi beda. Grind Still Punk yeahh!!


Pada tanggal 13 November nanti, mereka akan menggelar hajatan untuk perayaan 9 tahun eksistensi mereka didunia yang fana ini. Dengan diibantu oleh band band seperti The Cruel, Babi Liar, Sedusa, Jari Tengah, Xtab dan banyak band lainnya yang sejenis dengan mereka. Semoga acara perayaan 9 tahun mereka sukses dan berjalan lancar. Semangat!


Burning Flame Mengeluarkan Sebuah Video Klip

Share


Band metalcore asal depok ini sudah terjun di dunia metal sejak tahun 2004. Band yang beranggotakan Adit pada bass, Rifky pada drum, Gerald pada vokal, Peps pada gitar dan Bop pada gitar baru saja mengeluarkan album terbarunya yang berjudul "Seven Fire" dan sudah bisa kalian dapati di toko toko kaset terdekat. Strategi promo jitu terus dilakukan band asal depok ini, pada tanggal 30 October kemarin saja mereka launching album di Rossi Fatmawati yang di support juga oleh band band ternama seperti Dead Vertical, Blooded Suicide, Hard To Kill dan banyak lagi. Selain membuat launching album terbaru nya, mereka juga telah mengeluarkan video klip terbaru nya bertajuk Something Wrong yang diambil dari salah satu lagu di album terbarunya.


Bandung Kampung Metal

Share

 


”…Panceg dina galur/babarengan ngajaga lembur. Moal ingkah najan awak lebur…” (Teguh dalam pendirian, bersama-sama menjaga kampung dan persaudaraan. Tidak akan bergeming walaupun badan hancur lebur).
Petikan naskah kuno Amanat Galunggung yang dituliskan Rakeyan Darmasiksa (Raja Sunda Kuno yang hidup pada 1175-1297 Masehi) itu disadur menjadi lirik lagu berjudul ”Kujang Rompang” oleh Jasad, sebuah band beraliran death metal asal Bandung."
Sedikit review dari scene bandung yang dikenal sebagai kampung metal.